Dari 17 Ribu Menjadi 3 Miliar: Ketika Allah Tunjukkan Kekuasaan-Nya Lewat Mursyid

Suatu hari, kami—para murid—sedang berkumpul bersama Pangersa Abah Bandi QS, guru ruhani kami yang sangat kami cintai.

Seperti biasa, suasananya penuh dengan kehangatan dan keberkahan. Namun di tengah kumpulan itu, entah bagaimana, kami merasa seperti ada keraguan kecil yang muncul di hati salah satu dari kami. Mungkin hanya sekelebat tanya dalam hati, mungkin sekadar bisikan: “Benarkah karomah itu nyata? Mungkinkah seperti itu terjadi di zaman sekarang?”

Dan benar saja…
Allah Maha Tahu isi hati setiap hamba-Nya.

Tiba-tiba, Pangersa memanggil kami mendekat. Beliau membuka aplikasi mobile banking (m-BCA) miliknya. Di layar tertera saldo yang sangat kecil—hanya Rp17.000-an. Kami semua melihat. Tidak ada trik. Tidak ada editan.

Lalu beliau berkata dengan tenang,
“Kalau Allah menghendaki, berapa pun bisa terjadi saat itu juga.”

Beliau refresh layar m-banking itu…
Dan Masya Allah… angka saldo berubah jadi Rp3.000.000.000 (3 miliar rupiah).
Di depan mata kami semua. Seketika. Tanpa efek. Tanpa edit.

Kami semua terdiam. Terpana. Takjub. Merinding. Tak ada yang bisa bicara. Yang bisa kami rasakan hanya satu: Allah sedang menunjukkan cinta-Nya kepada wali-Nya.

Lalu dengan senyum lembut, beliau berkata lagi,
“Dan kalau Allah mau ambil kembali, bisa juga seketika.”

Beliau tekan tombol refresh lagi…
Dan benar saja—saldo kembali menjadi Rp17.000.
Sama seperti sebelumnya. Tidak lebih, tidak kurang.

Kami semua benar-benar terguncang. Bukan karena nominalnya, tapi karena kekuatan dan ketepatan waktu Allah dalam meneguhkan iman kami. Seolah Allah ingin berkata,
“Jangan ragu kepada-Ku. Dan jangan ragu pada kekasih-Ku yang telah Aku pilih untuk membimbing kalian.”


Catatan Penulis:
Ini bukan pamer. Ini bukan keajaiban sulap. Ini adalah pelajaran ruhani bahwa dunia sepenuhnya dalam genggaman Allah. Kalau Allah ingin memberi, tidak ada yang bisa menahan. Kalau Allah ingin mencabut, tidak ada yang bisa menyimpan.

Bersama wali-Nya, Allah selalu hadir. Dan bersama mursyid sejati, iman kita akan selalu ditumbuhkan, diteguhkan, dan diarahkan hanya kepada Allah.

Add your Comment