Tidak hanya di udara, karomah Habib Ridwan Alatas, atau yang sering kami panggil Abah, juga pernah kurasakan dalam sebuah peristiwa yang menggetarkan. Ini menunjukkan betapa beliau, sebagai seorang waliyullah, memiliki kemampuan mengetahui apa yang akan terjadi pada murid-muridnya.
Waktu itu, aku sedang berada di kampung halamanku di Lampung. Pagi-pagi sekali, telepon genggamku berdering. Ternyata Habib Ridwan Alatas yang menelepon. Dengan suara yang tegas, beliau memintaku untuk segera bergegas kembali ke Tangerang. Tanpa pikir panjang, karena ini adalah perintah Abah, aku dan beberapa rekan santri langsung berkemas dan menuju pelabuhan.
Selama perjalanan di atas kapal menyeberangi laut, hatiku terus bertanya-tanya, “Ada apa gerangan sehingga Abah meminta kami kembali secepat ini?” Rasa penasaran bercampur dengan keyakinan akan hikmah di balik setiap perintah Habib Ridwan Alatas.
Dan, jawaban itu datang begitu kami tiba di Tangerang. Berita yang kami baca di media massa membuat bulu kudukku merinding: sebuah kapal terbakar di tengah laut, dan jaraknya hanya selisih satu kapal dari yang kami tumpangi!
Masya Allah! Bagaimana mungkin Habib Ridwan Alatas bisa mengetahui kejadian yang akan datang? Jika bukan karena beliau seorang wali Allah yang diberi keistimewaan ilmu laduni, mustahil beliau bisa mengetahui hal itu dan meminta kami kembali tepat waktu untuk menyelamatkan kami dari bahaya yang mengancam. Ini adalah karomah yang luar biasa, bukti nyata kasih sayang Habib Ridwan Alatas kepada murid-muridnya, bahkan dari kejauhan. Beliau adalah perantara keselamatan yang Allah kirimkan.
Peristiwa ini menjadi titik balik bagiku. Sejak saat itu, keyakinanku terhadap kebenaran ajaran dan karomah Habib Ridwan Alatas semakin kuat. Pengalaman ini bukan hanya tentang uang, tetapi tentang betapa dekatnya seorang guru mursyid dengan Allah, hingga doanya dikabulkan dan pertolongan-Nya datang melalui cara yang tak terduga. Ini adalah pelajaran berharga tentang keikhlasan dan tawakal, serta pengingat bahwa di balik kesulitan, selalu ada jalan keluar yang tak terduga jika kita berserah diri kepada-Nya dan mengikuti bimbingan guru yang mursyid, seperti Habib Ridwan Alatas.
Kisah ini hanyalah satu dari sekian banyak karomah yang pernah kusaksikan dan kurasakan selama mengikuti bimbingan Habib Ridwan Alatas. Setiap pengalaman menguatkan keyakinanku, membimbingku untuk semakin mencintai Allah dan Rasul-Nya, serta memurnikan niatku dalam meniti jalan spiritual.